Kamis, 19 April 2012

0 Awas ! Jangan Convert Template Sembarangan

kemaren okezone memberitakan bahwa ada seorang blogger teman kita yang bernama Ainun Najib mendapatkan tuntutan dari pihak Facebook sebesar 2 milyar Rupiah disebabkan blogger tersebut telah melakukan convert template yang digunakan oleh facebook menjadi WP themes yang dinamakan "smells like facebook" dan dibagikan secara gratis.



Untuk berita lengkapnya, silahkan baca di okezone pada link di bawah ini:

http://techno.okezone.com/read/2011/11/17/55/530670/facebook-tuntut-bloger-tanah-air-hingga-rp2-miliar

Namun demikian, ini menjadi bahan pengalaman yang berharga bagi kita semua, khususnya para blogger yang biasa mengkonversi template agar tidak mengulangi hal yang sama jika tidak ingin mendapatkan masalah dikemudian hari.

Sedikit saran Buat shabat blogger termasuk saya yang sebelumnya suka convert template sembarangan:

* Biasakan untuk design template sendiri tanpa harus mengkonversi dari template milik pihak lain. Kebiasaan mengkonversi (convert) template adalah kebiasaan yang membunuh secara perlahan-lahan kreatifitas anda dalam hal design.

* Jika anda ingin melakukan konversi template, sebaiknya mintailah terlebih izin dari pemilik template yang bersangkutan karena convert secara sepihak adalah melanggar etika terlebih hak cipta intelektual.

* Berhentilah mengkonversi template/theme yang nyata-nyata secara aslinya template/theme mereka adalah premium atau berbayar. Terlebih jika yang dikonversi adalah template milik perusahaan besar seperti Google, Yahoo, Facebook, Twitter dan lain sebagainya.

Jadi, Stop, Jangan Convert Template Sembarangan! Jadilah designer sejati dan ciptakan karya-karya anda sendiri. Yang sudah terlanjur, sebaiknya anda tarik segera dari peredaran di Internet sebelum tuntutan hukum terlanjur datang.

Pun, untuk anda yang saat ini blognya menggunakan template menyerupai situs-situs besar seperti Google, Yahoo, Facebook, Twitter dan lain sebagainya ada baiknya segeralah ganti dengan template yang lain karena tidak menutup kenungkinan andapun akan terkena tuntutan hukum dari perusahaan-perusahaan tersebut.

Untuk Ainun Najieb, semoga masalah ini dapat diselesaikan tanpa harus melalui jalur hukum.

0 komentar:

Poskan Komentar